Sigale – Gale, Patung Pelipur Lara

Dahulu kala, hiduplah seorang Raja di daerah Uluan bernama Raja Rahat. Raja ini telah lama ditinggal mati istrinya. Ia hanya memiliki seorang putra, Mahkota kerajaan bernama Manggale. Raja sangat bijaksana dalam memimpin negerinya yang tentram dan makmur. Sedangkan Manggale selaku putra mahkota dihormati dan disegani karena ketangkasannya dalam berperang, menjunjung tinggi kebenaran dan mencintai rakyatnya.

Suatu hari terdengar kabar bahwa di hutan perbatasan Uluan telah berkumpul pasukan dari seberang negeri Uluan hendak menyerang dan menjarah harta kekayaan Uluan. Rakyat tampak gelisah demikian pula sang Raja. Beliau berusaha keras memikirkan rencana menghadapi ancaman ini. Sang Raja lalu mengumpulkan penasehat – penasehatnya. Para tetua kampung, Datu – datu, dan tentu saja Putranya Manggale selaku panglima perang.

Continue reading