Kisah Simamora (Bagian Kedua)

Bulan Menjadi Dua

Di perbatasan Silindung dengan Pahae, tinggallah seorang pemilik kebun yang kaya raya. Dia dipanggil Nalobian. Menurut pengakuannya, dialah yang paling kaya di daerah tersebut. Selain kaya, Nalobian juga mengklaim dirinya paling pintar, paling tampan, paling segalanya. Paling ditakuti dan paling berpengaruh di Desa Pahae.

Na lobian, dalam bahasa setempat berarti “yang berlebih” adalah gelar yang sangat dibanggakannya. Banyak penduduk desa dan pemuda rantau yang bekerja di kebunnya.Adayang menggarap tanahnya dengan system bagi hasil, banyak pula yang bekerja sebagai buruh upahan.  Orang –orang desa sebenarnya tidak senang melihatnya. Tapi tidak ada yang berani menentangnya.

Continue reading

Advertisements

Kisah Simamora (Bagian 1)

Kisah Simamora adalah kisah yang sangat menarik dan mendidik. Banyak cerita dari Simamora yang diketahui oleh masyarakat. Mungkin sebagian dari pembaca pernah mendengar istilah “Simamora Na oto” atau Simamora yang bodoh. Artikel ini tidak bermaksud menghina atau melecehkan marga tersebut, Sayangnya banyak versi yang beredar di masyarakat yang terkadang malah berbau negatif.

Artikel kali ini mencoba mengupas salah satu cerita mengenai Simamora yang menjadi asal usul istilah “Simamora Na oto” yang sering dilekatkan pada marga tersebut. Bagaimana sebenarnya hal ini bisa terjadi? Berikut ini, Kisah Simamora Bagian Pertama.

Continue reading