5 Perkawinan yang Dilaran dalam Adat Batak


Bagi kita orang indonesia terkhususnya orang Batak, perkawinan merupakan suatu hal yang wajib. Namun dalam adat dan istiadat orang batak, ada beberapa larangan dalam memilih pasangan hidup untuk pernikahan. Dan dibeberapa daerah konon hal ini masih sangat tegas hukumnya. Hukuman bagi pelanggar sangatlah berat. Mulai dari pengusiran dari tanah huniannya, hingga dibakar hidup-hidup (jika memang sudah sangat fatal). Lalu larangan larangan apa saja kah yang dimaksud? Berikut Bataklanden merangkum lima larangan dalam perkawinan Batak.

1. PERKAWINAN ANTARA NAMARPADAN

Padan adalah ikrar janji yang telah diikat oleh leluhur orang batak dulu yang mengharamkan pernikahan diantara kedua pihak yang marpadan dengan maksud menjaga hubungan baik diantara keduanya. Padan ini kemudian diteruskan secara turun temurun hingga sekarang. Berikut ini marga-marga yang mengikat janji / marpadan :

  • Hutabarat & Silaban Sitio
  • Manullang & Panjaitan
  • Sinambela & Panjaitan
  • Sibuea & Panjaitan
  • Sitorus & Hutajulu (termasuk Hutahaean, Aruan)
  • Sitorus Pane & Nababan
  • Naibaho & Lumbantoruan
  • Silalahi & Tampubolon
  • Sihotang & Toga Marbun (termasuk Lumbanbatu, Lumbangaol, Banjarnahor)
  • Manalu & Banjarnahor
  • Simanungkalit & Banjarnahor
  • Simamora Debataraja & Manurung
  • Simamora Debataraja & Lumbangaol
  • Nainggolan & Siregar
  • Tampubolon & Sitompul
  • Pangaribuan & Hutapea
  • Purba &  Lumbanbatu
  • Pasaribu & Damanik
  • Sinaga Bonor Suhutnihuta & Situmorang Suhutnihuta
  • Sinaga Bonor Suhutnihuta & Pandeangan Suhutnihuta

 

2. PERKAWINAN DIANTARA NAMARITO

Perkawinan diantara namarito atau bersaudara / memiliki hubungan darah adalah salah satu pernikahan terlarang yang sangat berat hukumannya dalam adat batak. Perkawinan namarito bukan hanya terbatas pada saudara kandung. Namun juga mencakup marga-marga yang masih satu ikatan. Misalnya larangan menikah diantara marga-marga PARNA yang mencakup 66 marga. Sebagai contoh marga yang masih satu keluarga adalah keturunan RAJA MARERAK, yaitu SITORUS, MANURUNG, SIRAIT, BUTAR-BUTAR.

 

3. DUA PUNGU SAPARIHOTAN

Dua Punggu Saparihotan artinya adalah tidak diperkenankan melangsungkan perkawinan antara saudara abang atau adik laki-laki marga A dengan saudara kakak atau adik perempuan istri dari marga A tersebut. Artinya kakak beradik laki-laki memiliki istri yang ber-kakak/ adik kandung, atau 2 orang kakak beradik kandung memiliki mertua yang sama.

 

4. PARIBAN NA SO BOI OLION

Ternyata ada Pariban yang tidak bisa saling menikah, siapa dia sebenarnya? Bagi orang Batak aturan/ ruhut adat Batak ada dua jenis untuk kategori Pariban Na So Boi Olion, yang pertama adalah Pariban kandung hanya dibenarkan “Jadian” atau menikah dengan satu Pariban saja. Misalnya 2 orang laki-laki bersaudara kandung memiliki 5 orang perempuan Pariban kandung, yang dibenarkan untuk dinikahi adalah hanya salah satu dari mereka, tidak bisa keduanya menikahi pariban-paribannya. Yang kedua adalah Pariban kandung/ atau tidak yang berasal dari marga anak perempuan dari marga dari ibu dari ibu kandung kita sendiri. Jika ibu yang melahirkan ibu kita ber marga A, perempuan bermarga A baik keluarga dekat atau tidak, tidak diperbolehkan saling menikah.

 

5. MARBORU NAMBORU / NIOLI ANAK NI TULANG

Larangan berikutnya adalah jika laki-laki menikahi boru (anak perempuan ) dari Namboru kandung dan sebaliknya, jika seorang perempuan tidak bisa menikahi anak laki-laki dari Tulang kandungnya.

Advertisements

39 comments on “5 Perkawinan yang Dilaran dalam Adat Batak

  1. Selamat sore saya ingin menanyakan … Saya punya Amangboru kandung , Amangboru Kandung saya punya Ito yang mempunyai seorang anak laki2. Yang ingin saya tanyakan apakah boleh saya menjalin hubungan? Terima Kasih.

    • tentu sja tidak. Tapi ada baiknya sebelum melangsungkan pernikahan, pasangan anda diberi marga untuk mempermudah proses adat istiadat dalam pernikahan yang akan digelar.

  2. Sebelumnya lae saya ingin bertanya, ada mitos kesehatan menikah dengan pariban kandung dilarang karena memiliki kesamaan gen.?? bagaimana pandangan lae dalam hal ini karena ini menjadi kegalauan saya untuk menjalin hubungan dengan pariban saya, terlebih opung saya dan bapak saya menikah dengan pariban kandung nya?? puji tuhan kami anak-anak dan cucu nya normal tanpa ada cacat. Mauliate godang ma molo dijawab lae.

  3. Kl cwo batak nikah sm cwe(suku lain)si cwe akan diberi marganya dlu.yaitu marga(tulang nya si cowok)mkanya ada istilah.sian dia pe mngalap boru i.sai na boru ni tulang doi.

  4. Saya pikir yg no 4 itu salah terjemahan bos,ga ada pariban yg ga bisa di nikahin,kalau marga ibu dari ibu yg melahirkan kita itu bkn pariban karna itu pariban nya anak paman kita otomatis itu inang bao kita

  5. maaf,cuman mau nanya,saya suku flores-dayak,jika nanti saya menikah dgn orang batak,apakah itu tidak apa2/bermasalah,atau di larang nantinya??thanks

  6. Mau tanya nih , kalo marga ku dan marga ibu si cewek sama , boleh gk ya ? aku manggil ibu si cewek itu namboru , dan bukan namboru kandung , bisa dibilang namboru jauh sih

  7. salam kenal.. saya adisya, sy ingin berbagi pnglmn sy. sy boru sitorus tp sy bkn batak asli. papa saya ktrnn lombok kmdian di adopsi oleh sitorus yg skrg adlh opung saya. bs di blg sy tdk ada darah batak sm sekali. sy sdg mnjlin hbngn dgn laki2 yg marganya sitorus pane. secara jelas keluarga sngt menentang hbngn kami. tp apa iya hbngn kami ini ttp tdk bisa dilanjutkan stlh mengetahui status sy yg sprti disebutkan diatas? sy dan dia saling mengasihi dn sngt menyesalkan hal ini, sy bth sekali penjelasan dr bang raymond agar sy tdk merasa sedih dgn hal ini.. bisa dijelaskan via email sy di » adisyajean@gmail.com mhn bantuannya, trims. Gbu..

  8. mohon pengertian, jika wanita yg ibunya boru A menikah dengan laki2 yg kakak perempuannya sudah menikah dengan marga A.. apakah boleh…terimakasih.

  9. menurut batak kalau nikah marpariban itu sah sah saja, tapi menurut kesehatan bukankah perkawinan sedarah itu berbahaya buat kesehatan anaknya ya?

  10. Saya orang sunda beragama islam dgn usia 25th , saya memiliki pasangan beragama kristen protestan orang batak bermaga sihombing berusia 28th, kami sudah menjalin hubungan 1th menjalani hidup bersama , sebenar kami ingin sekali melanjutkan hubungan kami kejenjang yg lebih serius , tp keluarga saya dan keluarga pasangan saya menolak krna perbedaan agama dan suku.
    Pasangan saya siap untuk pindah agama mengikuti agama yg saya anut , orgtua saya sudah setuju , sedangkan keluarga pasangan saya menolak dan kami akan dipisahkan , walaupun seandai’nya saya pindah keyakinanpun orgtua pasangan saya tidak setuju.
    Krna saya tidak memiliki marga , apa adat batak itu sesulit itu.
    Mungkin tidak bila marga sihombing pindah agama menjadi islam???? Dan apa ganjaran’nya adat bila marga sihombing pinda islam??

  11. aq marpadan sama marpaung,tpi knpa napitupu bisa jdi marpadan ke siagian huta gur gur..mohon penjelasannya.. aq mnjalin hubungan sama boru napitupulu,tpi orang tua siperempuan ngengatakan klu kami tidak boleh marsibuatan(nikah)

  12. Aku marga manurung mamaKu boru situmorang dan aku menikah dengan ayahNya orang jawa dan mamaNya boru situmorang , apakah itu bole ?

  13. selamat sore..
    saya fitri doloksaribu,
    saya pnya pcar marga saragi (parna) dan ibu saya br sidabutar (parna)
    apakah boleh menjalin sebuah hubungan samapai ke jenjang pernikahan ?

  14. Mau tanya, bisa nikah dengan pariban kandung? Tapi abangnya sudah nikah jg dengan pariban kandung, tapi beda orangtua.

    Intinya, anak namboruku ini punya 2 anak laki2, yg pertama menikah dg anak abangnya, yang kedua (kalo jadi) dgn adiknya.

    Apakah ada larangan menurut adat?

    Trims

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s