Sigale – Gale, Patung Pelipur Lara

Dahulu kala, hiduplah seorang Raja di daerah Uluan bernama Raja Rahat. Raja ini telah lama ditinggal mati istrinya. Ia hanya memiliki seorang putra, Mahkota kerajaan bernama Manggale. Raja sangat bijaksana dalam memimpin negerinya yang tentram dan makmur. Sedangkan Manggale selaku putra mahkota dihormati dan disegani karena ketangkasannya dalam berperang, menjunjung tinggi kebenaran dan mencintai rakyatnya.

Suatu hari terdengar kabar bahwa di hutan perbatasan Uluan telah berkumpul pasukan dari seberang negeri Uluan hendak menyerang dan menjarah harta kekayaan Uluan. Rakyat tampak gelisah demikian pula sang Raja. Beliau berusaha keras memikirkan rencana menghadapi ancaman ini. Sang Raja lalu mengumpulkan penasehat – penasehatnya. Para tetua kampung, Datu – datu, dan tentu saja Putranya Manggale selaku panglima perang.

Continue reading

Advertisements

Sejarah Tuak

Pohon Enau dalam bahasa Indonesia disebut pohon aren, dan sugar palm atau gomuti palm dalam bahasa Inggris. Di Sumatera, tumbuhan ini dikenal dengan berbagai sebutan, di antaranya ‘nau, hanau, peluluk, biluluk, kabung, juk atau ijuk, dan bagot’. Tumbuhan ini dapat tumbuh dengan baik dan mampu mendatangkan hasil yang melimpah pada daerah-daerah yang tanahnya subur, terutama pada daerah berketinggian antara 500-800 meter di atas permukaan laut, misalnya di Tanah Karo Sumatera Utara.

Continue reading

Kisah Simamora (Bagian Kedua)

Bulan Menjadi Dua

Di perbatasan Silindung dengan Pahae, tinggallah seorang pemilik kebun yang kaya raya. Dia dipanggil Nalobian. Menurut pengakuannya, dialah yang paling kaya di daerah tersebut. Selain kaya, Nalobian juga mengklaim dirinya paling pintar, paling tampan, paling segalanya. Paling ditakuti dan paling berpengaruh di Desa Pahae.

Na lobian, dalam bahasa setempat berarti “yang berlebih” adalah gelar yang sangat dibanggakannya. Banyak penduduk desa dan pemuda rantau yang bekerja di kebunnya.Adayang menggarap tanahnya dengan system bagi hasil, banyak pula yang bekerja sebagai buruh upahan.  Orang –orang desa sebenarnya tidak senang melihatnya. Tapi tidak ada yang berani menentangnya.

Continue reading

Kisah Simamora (Bagian 1)

Kisah Simamora adalah kisah yang sangat menarik dan mendidik. Banyak cerita dari Simamora yang diketahui oleh masyarakat. Mungkin sebagian dari pembaca pernah mendengar istilah “Simamora Na oto” atau Simamora yang bodoh. Artikel ini tidak bermaksud menghina atau melecehkan marga tersebut, Sayangnya banyak versi yang beredar di masyarakat yang terkadang malah berbau negatif.

Artikel kali ini mencoba mengupas salah satu cerita mengenai Simamora yang menjadi asal usul istilah “Simamora Na oto” yang sering dilekatkan pada marga tersebut. Bagaimana sebenarnya hal ini bisa terjadi? Berikut ini, Kisah Simamora Bagian Pertama.

Continue reading