Tuanku Rao. Terror Agama Islam Mazhab Hambali di Tanah Batak

Selama ini banyak dari kita orang batak hanya mengetahui kisah mengenai Sisingamangaraja X dari satu sisi saja, yaitu mitos tentang tewasnya Sisingamangaraja X setelah kepalannya dipenggal oleh Tuanku Rao dan kepala Sisingamangaraja terbang ke langit. Namun bagaimanakah kisah pertarungan antara Sisingamangaraja X dengan Tuanko Rao yang sesungguhnya? Artikel kali ini dikutip oleh Batara R. Hutagalung dari Buku Tuanko Rao karangan Mangaradja Onggang Parlindungan

Continue reading

Advertisements

Sejarah Tuak

Pohon Enau dalam bahasa Indonesia disebut pohon aren, dan sugar palm atau gomuti palm dalam bahasa Inggris. Di Sumatera, tumbuhan ini dikenal dengan berbagai sebutan, di antaranya ‘nau, hanau, peluluk, biluluk, kabung, juk atau ijuk, dan bagot’. Tumbuhan ini dapat tumbuh dengan baik dan mampu mendatangkan hasil yang melimpah pada daerah-daerah yang tanahnya subur, terutama pada daerah berketinggian antara 500-800 meter di atas permukaan laut, misalnya di Tanah Karo Sumatera Utara.

Continue reading

Anak Sasada, Film Berbahasa Batak Pertama di Indonesia

Liputan6.com, Medan: Film berjudul Anak Sasada merupakan film pertama yang menggunakan bahasa Batak Toba, dalam format layar lebar yang mengisahkan tentang kemiskinan dan pendidikan orang di desa yang harus merantau ke kota.

“Para pemain film itu tidak seluruhnya berasal dari etnik Batak Toba. Tetapi ada juga suku Melayu, Jawa dan Simalungun,” kata Thompson HS, penulis skenario film ini, Selasa (24/5).

Produser dan sutradara film tersebut adalah Pontianus Gea, pria seorang suku Nias yang pernah studi film di Italia selama dua tahun. Menjadi kejutan yang menarik, ketika seorang di luar suku Batak tertarik membuat film berbahasa Batak Toba, sekaligus membiayainya.
Continue reading

Kisah Simamora (Bagian Kedua)

Bulan Menjadi Dua

Di perbatasan Silindung dengan Pahae, tinggallah seorang pemilik kebun yang kaya raya. Dia dipanggil Nalobian. Menurut pengakuannya, dialah yang paling kaya di daerah tersebut. Selain kaya, Nalobian juga mengklaim dirinya paling pintar, paling tampan, paling segalanya. Paling ditakuti dan paling berpengaruh di Desa Pahae.

Na lobian, dalam bahasa setempat berarti “yang berlebih” adalah gelar yang sangat dibanggakannya. Banyak penduduk desa dan pemuda rantau yang bekerja di kebunnya.Adayang menggarap tanahnya dengan system bagi hasil, banyak pula yang bekerja sebagai buruh upahan.  Orang –orang desa sebenarnya tidak senang melihatnya. Tapi tidak ada yang berani menentangnya.

Continue reading

Kisah Simamora (Bagian 1)

Kisah Simamora adalah kisah yang sangat menarik dan mendidik. Banyak cerita dari Simamora yang diketahui oleh masyarakat. Mungkin sebagian dari pembaca pernah mendengar istilah “Simamora Na oto” atau Simamora yang bodoh. Artikel ini tidak bermaksud menghina atau melecehkan marga tersebut, Sayangnya banyak versi yang beredar di masyarakat yang terkadang malah berbau negatif.

Artikel kali ini mencoba mengupas salah satu cerita mengenai Simamora yang menjadi asal usul istilah “Simamora Na oto” yang sering dilekatkan pada marga tersebut. Bagaimana sebenarnya hal ini bisa terjadi? Berikut ini, Kisah Simamora Bagian Pertama.

Continue reading

Raja Boental, Pewaris Mahkota Kerajaan Sisingamangaraja

Ketika Raja Boental menginjak usia remaja, harapan – harapan dan ambisi untuk mengembalikan kembali Kerajaan Sisingamangaraja banyak bermunculan di kalangan Parmalim dan Parbaringin karena dipercayai bahwa semangat dan jiwa perjuangan Sisingamangaraja teta hidup dan berkembang di kalangan orang – orang Heiden dan semakin berkembang menjelang rencana pemulangan Raja Boental. Bagaimanakah kehidupan Raja Boental di masa penjajahan dan apa saja yang telah dilaluinya selama dalam masa pembuangan? Apa Yang terjadi sehingga Raja Boental tidak dapat meneruskan perjuangan Ayahnya memimpin kerajaan Batak? Artikel ini membahas lebih lanjut mengenai pribadi Raja Boental.

Continue reading

Asal Usul Marga di Daerah Nias

Ketika kita berbicara tentang asal usul tentang sesuatu marga, suku maupun peradaban, tentu akan banyak perbedaan persepsi dan pendapat yang akan muncul. Begitu pula dengan bahasan pada artikel kali ini. Asal usul Marga Nias memiliki banyak versi. Baik itu versi sejarah geografis, hingga versi legenda atau cerita leluhur pada masa dulu. Menyikapi masalah ini, penulis mencoba mempersempit sudut pandang tentang dasar penulisan artikel ini. Cerita dibawah ini diambil dari versi legenda atau cerita rakyat yang banyak ditulis di buku-buku sejarah Nias. Selamat membaca.

Continue reading

Lahirnya Sisingamangaraja I

Kita sebagai orang Batak tentu tidak asing dengan nama Sisingamangaraja, Namun mungkin tidak banyak diantara kita yang tahu sebenarnya bagaimana gelar Sisingamangaraja itu muncul pertama sekalinya, dan siapakah orang pertama yang memegang gelar Sisingamangaraja itu sendiri ? Artikel ini akan coba membahas hal ini dengan menggunakan sumber dari buku “Toba Na Sae” karya Sitor Situmorang.

Continue reading

Sintong Panjaitan

Mayor Jenderal (Purn) TNI Sintong Hamonangan Panjaitan atau biasa dirujuk Sintong Panjaitan (lahir di Sumatera Utara, 4 September 1940; umur 70 tahun)[1] adalah seorang purnawirawan TNI lulusan Akademi Militer Nasional (kini Akademi Militer) tahun 1963. Ia menerima 20 perintah operasi/penugasan di dalam dan luar negeri selama karier militernya. Pencopotan jabatannya sebagai pangdam akibat Insiden Dili di pemakaman Santa Cruz, 11 November 1991 banyak dianggap sebagai awal dari kemunduran kariernya di bidang militer sebelum ia menjadi Purnawirawan dengan pangkat Letnan Jendral.

Continue reading